PT. Radio Mitra Kawanua
Gedung Graha Jasa Group
Jl. Toar 59/61 - Manado | Kode Pos : 95112
Marketing : 0853 9888 2049 Peter (WA)
email : radio.mitrakawanua@yahoo.co.id


  • Radio Talk

    BPJS Ketenagakerjaan Manado | Disnaker Sulut | KSBSI Sulut

  • mitraONtheMOVE_Edisi OFFAIR

    Live dari Mega Trade Center with Suzuki Galesong Prima...

  • mitraFAMILY

    Growth in Character

  • Liputan RMK 91FM

    Gerakan Nasional "Save Our Littoral Life" di Pantai Malalayang

  • Gedung Radio Mitra Kawanua

    Radio Mitra Kawanua

  • Radio Talk

    BNN Kota Manado

  • Radio Talk

    BAPEDA Kota Manado

  • mitraFAMILY_Edisi OFFAIR

    Live dari Siloam Hospital Manado

  • mitraONtheMOVE

    Live dari Lion Hotel dan Plaza

  • Radio Talk

    Walikota Manado

  • MitraFAMILY

    Siloam Hospital Manado

  • Kru Mitra Kawanua FM bersama Narasumber

    Radio Mitra Kawanua

  • Kru Mitra Kawanua FM

    Radio Mitra Kawanua

Rabu, 07 September 2016

Layaknya Rumah Tinggal Poskamling Ranomuut Lingkungan IV Siap di Fungsikan Kembali



Mitrakawanuafm- Patut diapresiasi apa yang diupayakan oleh Martha Anatje Doodoh Kepala Lingkungan IV Ranomuut.

Bersama dengan sebagian warga yang peduli dengan keamanan di lingkungannya Poskamling yang dulunya "tabiar" kembali di renovasi dan sepintas pos kamling ini layaknya rumah tinggal di kawasan perumahan.

Saat dihubungi Via hand phone Pala Martha mengatakan Pos kamling itu direnovasi untuk diaktifkan kembali sehubungan dengan maraknya pencurian yang kerap terjadi di wilayahnya.

Plt Lurah Ranomuut Verry B.S.Tular saat di mintai tanggapannya berkata ini adalah hal positif yang harus diikuti oleh Kepala lingkungan yang lain,'ini juga sesuai dengan instruksi Walikota Manado GS V icky Lumentut untuk kembali mengaktifkan kembali Poskamling yang ada di semua lingkungan di kota Manado,"tegasnya pada mitrakawanuafm.(rb)

Selasa, 06 September 2016

Karena Dosa Masa Lalu Lurah Sindulang Di Tolak Warganya


Mitrakawanuafm -Warga Sindulang I tolak mantan Lurah sindulang I untuk kembali menjadi lurah di tempat mereka.
Penolakan ini terkait dengan rencana Pemkot Manado mengembalikan pejabat eselon 3 & 4 yang terkena rolling di masa pemerintahan Pj Walikota Roy Roring pasca putusan PTUN yang membatalkan rolling dikala itu.

Adapun penolakan warga terkait dengan dosa-dosa Fero Takaendengan di masa lalu semasa menjadi lurah di sindulang I sebelum terkena rolling, yang di duga pernah menyalahgunakan dana duka untuk kepentingan pribadi, serta kebijakan Lurah yang pernah memberi izin warga untuk berjualan di kawasan boulevard 2, dimana pada akhirnya warga yang berjualan di kawasan tersebut kena eksekusi karena kawasan tersebut bukanlah fasilitas yang diperuntukkan untuk berdagang.

Camat Tuminting Sony Takumansang  saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan baru mendengar informasi tersebut dan kalaupun benar dirinya tak bisa berkomentar karena itu adalah ranah pimpinan.

Sementara itu Lurah Fero Takaendengan saat di konfirmasi terkait penolakan warga tersebut dirinya no coment. Bahkan mulai besok dirinya akan kembali masuk kantor sebagai Lurah Sindulang I," terangnya pada wartawan saat di konfirmasi via ponsel.

(rb,rmk)


Lagi!!!!!! Si Jago Merah Lalap Sejumlah Kios di Pasar Karombasan


Mitrakawanuafm- Telah terjadi kebakaran di Pasar karombasan sekira pukul 03.30 dini hari wita. 

Menurut keterangan warga sekitar asal mula api terlihat di kios makan di salah satu rumah makan di pasar Karombasan tersebut. Untung saja petugas kebakaran dari Damkar Manado bertindak sigap cepat datang ke lokasi kebakaran menjinakkan si jago merah sehingga api tidak terus meluas ke kios kios lainnya dalam pasar tersebut.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran yang menghabiskan sekira 15 kios tersebut, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Pihak kepolisian sendiri dibantu oleh Dinas Damkar Kota Manado  hingga saat ini sedang berupaya mencari tau penyebab kebakaran tersebut.

Tahun Ini Garuda Buka Penerbangan dari Korea ke Manado

Busan - Maskapai Garuda Indonesia akhir tahun 2016 akan terbang dari Busan, Korea Selatan ke Manado Indonesia. Selama ini, ke Korea, Garuda hanya terbang dari ibu kota Korsel, Seoul ke Jakarta.

Demikian disampaikan Sales Manager Garuda Indonesia di Seoul, Kang Taeyoung. "Desember ini akan ada penerbangan carter dari Busan ke Manado," ucap Kang saat pembukaan Direct Promotion Korea yang dilaksanakan Kementerian Pariwisata RI di Busan, Sabtu (6/7/2016).
Menurut dia, penerbangan Busan-Manado tersebut kurang dari 4 jam. Sehingga akan jauh lebih cepat dibandingkan penerbangan Seoul-Jakarta yang mencapai 7 jam.
"Kami berharap Manado bisa jadi pintu gerbang bagi orang Korea ke daerah lain di Indonesia," sebutnya.
Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan rute itu menjadi penerbangan reguler. "Kami pertimbangkan itu, mungkin dalam dua tahun ke depan," katanya.

Agustus lalu , Kemenpar membawa rombongan yang beranggotakan tim kesenian dan pelaku pariwisata untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Korea di Busan.

(Kompas.com)

17 Negara dengan Utang Terbesar, Jepang Nomor 1

JAKARTA - Jika berbicara mengenai utang, maka pikiran akan tertuju kembali pada Yunani yang mencoba untuk membuka lebih banyak dana dari kreditor internasional untuk membantu memperbaiki ekonominya yang babak belur.
Akan tetapi, meski memiliki jumlah utang pemerintah yang besar, faktanya Yunani bukan negara pengutang terbesar di dunia.
Menurut Survei Daya Saing Global World Economic Forum, negara pengutang terbesar dinilai pada kesehatan keuangan dan risiko negara di seluruh dunia.Pada dasarnya, semakin rendah rasio utang terhadap PDB, maka akan semakin baik negara tersebut.

Survei tersebut melihat tingkat utang pemerintah bruto sebagai persentase dari PDB yang dapat menunjukkan seberapa mampu suatu negara untuk membayar kembali utang tanpa menimbulkan utang lebih lanjut.

Berikut daftar 17 negara yang memiliki utang terbesar di dunia melansir Business Insider, Selasa (5/4/2016).

17. Islandia (90,2 persen)
Sebelum krisis kredit di tahun 2007, utang pemerintah adalah 27 persen dari PDB. Sayangnya, delapan tahun kemudian, negara ini masih berurusan dengan runtuhnya sistem perbankan.

16. Barbados (92,0 persen)
Barbados memang negara tax haven atau surga pajak. Negara ini sebenarnya adalah negara terkaya dan paling maju di Karibia Timur. Tetapi prospek pertumbuhan terlihat lemah karena langkah-langkah penghematan untuk mengatasi dampak dari krisis kredit delapan tahun lalu.

15. Prancis (93,9 persen)
Negara dengan ekonomi terbesar kedua zona euro ini sebenarnya telah pulih dan bangkit. Bulan ini Prancis mengeluarkan beberapa kabar baik seperti layanan PMI atau indeks manajer pembelian yang lebih baik dari yang diharapkan dan penjualan ritel meningkat.

14. Spanyol (93,9 persen)
S & P yakin bahwa prospek pertumbuhan Spanyol dan reformasi pasar tenaga kerja akan meningkatkan prospek. Pada kuartal kedua 2015, ekonomi Spanyol tumbuh 3,1 persen year-on-year.

13. Cape Verde (95,0 persen)
Ekonomi negara kepulauan ini berorientasi layanan namun menderita lantaran sumber daya alam yang buruk. Ini berarti negara itu harus mengimpor 82 persen makanan yang menyebabkan kerentanan terhadap fluktuasi pasar.
 

12. Belgia (99,8 persen)
Negara ini dikenal sebagai "orang sakit di Eropa" karena meskipun pemerintah berhasil mengurangi defisit anggaran dari puncak 6 persen dari PDB pada 2009 menjadi 3,2 persen, namun utangnya masih sangat tinggi.
 

11. Singapura (103,8 persen)
Singapura adalah salah satu negara terkaya di dunia tapi negara yang menderita utang yang tinggi. Pemerintah sekarang berusaha untuk menemukan cara-cara baru untuk pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan produktivitas.

10. Amerika Serikat (104,5 persen)
Amerika Serikat telah menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun. Namun, beberapa analis memperingatkan bahwa ini bisa memicu krisis keuangan lain karena kenaikan pembayaran membuat orang akan membayar kembali utang.

9. Bhutan (110,7 persen)
Ekonomi negara kecil di Asia ini terkait erat dengan India dan sangat bergantung pada negara itu untuk bantuan keuangan dan buruh asing untuk infrastruktur.

8. Siprus (112.0 persen)
Krisi berlebihan ke Yunani memukul keras Siprus ketika krisis utang Eropa berdesir di seluruh dunia pada tahun 2010. Seperti Yunani, utang itu harus ditebus oleh kreditor internasional dan menegakkan kontrol modal dan langkah-langkah penghematan untuk mendapatkan pendanaan.

7. Irlandia (122,8 persen)
Negara ini keluar dari program bailout dua tahun yang lalu tapi masih menghadapi tumpukan utang yang sangat besar. Meski demikian, Irlandia telah memiliki keberhasilan dalam refinancing sejumlah besar utang perbankan.

6. Portugal (128,8 persen)
Portugal keluar dari program bailout pada pertengahan 2014. Namun, PDB masih 7,8 persen lebih rendah dari akhir 2007.

5. Italia (132,5 persen)
Proporsi utang Italia terhadap PDB adalah yang tertinggi kedua di zona euro. Angkanya melonjak pada awal tahun ini karena peningkatan likuiditas yang tersedia.

4. Jamaika (138,9 persen)
Rekening jasa industri 80 persen dari PDB. Akan tetapi, kejahatan yang tinggi, korupsi, dan pengangguran besar-besaran menyeret pertumbuhan negara tersebut. Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan Jamaika perlu mereformasi sistem pajaknya.

3. Lebanon (139,7 persen) 
Negara ini menjadi tujuan wisata namun perang melawan Suriah dan gejolak politik dalam negeri telah menyebabkan kurangnya pendapatan negara tersebut.

2. Yunani (173,8 persen)
Negara ini telah mengambil alih 320 miliar euro uang tunai sebagai bailout. Sehingga, tampaknya mustahil untuk membayar itu semua kembali, terutama karena Yunani telah menerapkan langkah-langkah penghematan menyakitkan untuk mendapatkan pinjaman tersebut.

1. Jepang (243,2 persen)
Jepang menjadi negara dengan utang terbesar di dunia. Ekonominya tumbuh sangat lambat dan sekarang bank sentral telah menerapkan suku bunga negatif.

(Okezone.com)

Punya Utang Rp3.359 Triliun, Pemerintah Bilang Masih Aman

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat total utang pemerintah pusat hingga akhir Juli mencapai Rp3.359,82 triliun. Angka ini lebih rendah dibandingkan posisi akhir Juni, Rp3.362,74 triliun.

Robert Pakpahan, Direktur Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kemenkeu menilai, utang pemerintah pusat masih relatif aman meskipun secara nilainya besar.

Pasalnya, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia dalam setahun masih mampu melunasi utang itu. Selain itu, rasio utang/PDB Indonesia jika dibandingkan negara lain, seperti Jepang dan Amerika Serikat yang rasio utang per PDB-nya lebih dari 100 persen, juga relatif lebih kecil.

"(Utang pemerintah pusat) masih aman. Relatifnya (utang pemerintah pusat) terhadap PDB itu 26,7 persen," tutur Robert saat ditemui di kantornya, Senin (5/9).

Menurut Robert, pembiayaan anggaran melalui utang perlu dilakukan untuk membiayai belanja pemerintah guna mendorong laju perekonomian. Apalagi, perekonomian global saat ini mengalami pelemahan sehingga menekan sisi permintaan.

Diharapkan, melalui utang yang digunakan untuk membiayai belanja pemerintah, perekonomian bisa semakin hidup dan menghasilkan pendapatan nasional (national income)

"Kalau dia (pemerintah) tidak berutang, berarti dia menahan diri dalam pengeluaran. Kalau pemerintah menahan diri dalam pengeluaran, ekonomi makin kontraksi lagi, "ujarnya. Jika dirinci, utang pemerintah pusat terdiri dari pinjaman dari dalam dan luar negeri sebesar Rp731 triliun dan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp2.628 triliun.

Sekitar 39 persen SBN, kata Robert, dimiliki oleh pihak asing.

"Itu menunjukkan Indonesia menarik bagi pihak asing, kredibilitasnya dipercaya, angka-angka kebijakannya bagus, dan arah kebijakannya tidak mengkhawatirkan,"ujarnya.

Selain untuk membiayai belanja pemerintah, pemerintah juga berutang untuk melunasi pokok utang terdahulu. Hal itu tercermin dari keseimbangan primer dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2016 yang diproyeksikan - Rp105,5 triliun.

"Selama APBN itu defisit, utang pokoknya dibayar oleh utang. Utang itu dibayar oleh penerimaan pajak kalau tidak ada defisit, " kata Robert.

(CNNindonesia)

Sulut Kedatangan Wisatawan Korea, Pengamat Puji OD-SK

Manado - Di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, dunia pariwisata sulut kembali menoreh langkah maju. Hal ini dibuktikan dengan datangnya sebanyak 30 Top Travel Agent dan 3 media dari Seoul Korea Selatan mulai 3-6 September 2016 tiba di Manado. Kedatangan para wisatawan yang di sponsori Kemenpar RI ini, merupakan langkah awal sekaligus melakukan inspeksi dalam rangka persiapan akan dibukanya penerbangan langsung dari Seoul ke Manado.


Pengamat pemerintahan DR. Jerry Massie saat di mintai tanggapannya terkait hal tersebut mengatakan, "ini merupakan terobosan serius dari pemerintahaan gubernur OD-SK dengan semakin banyaknya wisatawan asing ke Indonesia, maka Sulut akan semakin di kenal dan otomatis tingkat perekonomian sulut akan terus meningkat", ujarnya.

" Namun ini juga menjadi tantangan buat pemerintah pusat maupun daerah untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata bersama sarana penunjang lainnya, misalnya bandara, pelebaran ruas jalan", tambah Jerry Massie.
Hal tersebut menurutnya mutlak harus dilakukan oleh pemerintah pusat karena pasti daerah belum mampu untuk mengupayakannya sendiri.. Lanjut menurutnya kompetensi SDM yang ada di Sulut terus ditingkatkan, kemampuan berbahasa Inggris, Mandarin, dan Jepang serta beberapa bahasa dunia lainnya menjadi keharusan untuk menyambut kedatangan para wisatawan di Sulut.

(rmk)

Senin, 05 September 2016

Empat Mobil Ringsek Tertimpa Pohon di Manado

MANADO - Pohon peneduh jalan yang berada di depan Kantor DPRD Manado roboh, sektar pukul 07.45 Wita, Senin (5/9/2016).

Akibatnya, empat kendaraan yang sedang terparkir di area tersebut ringsek dan dua orang pengendara terluka. Satu di antara kendaraan tersebut diketahui berpelat nomor merah.

Menurut saksi mata Rahmad Nasution, di jam tersebut para aparatur sipil negara sedang berada di Lapangan Sparta Tikala untuk mengikuti apel perdana.

"Tiba-tiba suara keras terdengar dari arah Kantor DPRD. Semuanya langsung berlarian menuju tempat kejadian dan berusaha mencari tahu apa ada korban," kisahnya.

Dia mengatakan, di salah satu kendaraan didapati tiga orang penumpang. "Ada dua anak. Untung ayahnya berusaha melindungi. Tapi ayahnya sendiri luka di bagian kepala," ungkapnya.

Sementara itu, kejadian tersebut mengakibatkan kemacetan di sepanjang Jalan Martadinata dan Balai Kota. Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian dan dinas perhubungan terus berusaha melancarkan kembali arus lalu lintas.

(sindonews)

Kandouw: BI Bantu Pemprov Majukan Pariwisata Sulut

MANADO – Pertumbuhan pariwisata Sulawesi Utara (Sulut) yang semakin meningkat saat ini, tidak lepas dari bantuan Bank Indonesia perwakilan Sulut. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sulut, Drs. Steven Kandouw saat menghadiri diskusi publik mempercepat peningkatan daya saing industri pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru, bertempat di gedung Bank Indonesia perwakian Sulut, Jumat (02/09/2016).

Menurut Kandouw, Bank Indonesia hingga saat ini telah banyak bekerjasama dengan pemerintah provinsi dalam mempercepat pertumbuhan pariwisata guna mendongkrak juga pertumbuhan ekonomi Sulut. Berbagai langkah dilakukan BI untuk membantu pemerintah yakni dengan melakukan diskusi-diskusi guna pengembangan pariwisata dan ekonomi hingga memberikan bantuan kapal pengangkut sampah guna membersihkan perairan taman laut bunaken.
“Semua itu telah memberikan angin segar bagi pertumbuhan pariwisata dan ekonomi Sulut,” sebut Kandouw.
Dia berharap kerjasama ini dapat terus terjalin dan menjadi contoh bagi stakholders lainnya dalam membangun Sulawesi Utara.
Sementara itu Deputi BI mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan karena pertumbuhan ekonomi global saat ini mengalami kesulitan, eksport dan harga komuditas menurun sehingga perlu mencari sumber lain demi  menumbuhkan ekonomi lebih baik lagi.
“Yang paling cepat mendongkrak pertumbuhan ekonomi adalah industri maritim dan pariwisata, ini merupakan sumber ekonomi baru yang dapat mempercepat iklim investasi,” terangnya.
Pihak BI melakukan diskusi menggali informasi dengan pihak terkait guna mendapatkan solusi pengembangan daya saing industri pariwisata Sulut sebagai pertumbuhan ekonomi baru.

(ism/Gomanado.com)

Kamis, 01 September 2016

PTUN Manado Tolak Gugatan Pilkada Manado

Manado - Gugatan yang di ajukan Syarief Darea atas nama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) terhadap pelaksanaan dan penetapan pasangan calon Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) 17 Februari 2016 yang dilayangkan di Pengadilan Tata Usaha Manado, akhirnya di tolak oleh hakim.

Majelis Hakim yang terdiri dari Ketua Ceckly Kereh, hakim anggota Sanny Patipeiholy dan Zaniri, dalam agenda putusan secara tegas menyatakan menolak gugatan dan menerima eksepsi tergugat. Hakim berpendapat tidak sahnya Pilkada yang di gelar Februari 2016 lalu, dan seharusnya di gelar tahun 2017, tidak dalam pertimbangan pihaknya. Pihaknya berpendapat perkara gugatan yang diajukan oleh penggugat adalah kewenangan lembaga lain untuk mengadili.

Sementara itu penasehat hukum pemohon Reynald Pangalila mengatakan pihaknya akan melakukan "banding". Pihaknya diberi waktu 14 hari untuk mengajukan banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar. Ia menambahkan pihaknya menggugat persoalan administrasi, bukan tahapan dan proses pilkada. Ia menjelaskan gugatan ini murni masalah tata usaha negara, bukan sengketa pilkada.

Kita tunggu saja perkembangan gugatan ini.

(rmk)