PT. Radio Mitra Kawanua
Gedung Graha Jasa Group
Jl. Toar 59/61 - Manado | Kode Pos : 95112
Marketing : 0853 9888 2049 Peter (WA)
email : radio.mitrakawanua@yahoo.co.id


  • Radio Talk

    BPJS Ketenagakerjaan Manado | Disnaker Sulut | KSBSI Sulut

  • mitraONtheMOVE_Edisi OFFAIR

    Live dari Mega Trade Center with Suzuki Galesong Prima...

  • mitraFAMILY

    Growth in Character

  • Liputan RMK 91FM

    Gerakan Nasional "Save Our Littoral Life" di Pantai Malalayang

  • Gedung Radio Mitra Kawanua

    Radio Mitra Kawanua

  • Radio Talk

    BNN Kota Manado

  • Radio Talk

    BAPEDA Kota Manado

  • mitraFAMILY_Edisi OFFAIR

    Live dari Siloam Hospital Manado

  • mitraONtheMOVE

    Live dari Lion Hotel dan Plaza

  • Radio Talk

    Walikota Manado

  • MitraFAMILY

    Siloam Hospital Manado

  • Kru Mitra Kawanua FM bersama Narasumber

    Radio Mitra Kawanua

  • Kru Mitra Kawanua FM

    Radio Mitra Kawanua

Jumat, 03 Juni 2016

Warga Ranomuut Lingkungan V Dukung Program Bersih dan Cerdas





MITRA KAWANUAFM - Sesuai dengan visi dan misi Walikota Manado menjadikan Kota Manado yang bersih dan cerdas, bersama dengan sebagian warga masyarakat Ranomuut Lingkungan V mengadakan JUMPA BERLIAN ( Jumat Pagi Bersih Lingkungan ).

Kebersamaan nampak dalam kerja bakti tersebut, mulai dari orang tua hingga muda mudi turut bahu membahu dalam kerja bakti tersebut, tawa dan canda juga mewarnai kerja bakti tersebut.

Kepala Lingkungan V Ranomuut Yanet Paparang  saat diwawancarai mengatakan kerja bakti seperti ini rutin dilaksanakan setiap hari Jumat pagi dan ia bersyukur respon dan kesadaran masyarakat untuk turut berperan serta sangat tinggi," biar kasiang masih manganto mar pe dengar mo kerja bakti cepat kasiang dorang mo datang," ujar Pala yang berparas cantik dan berkulit putih ini".

Diketahui Ranomuut Lingkungan V adalah lingkungan yang berbatasan dengan Kelurahan Perkamil dimana geografis alamnya berbukit bukit dan di huni oleh sekitar 300 kepala keluarga yang sebagian besar didominasi oleh warga Nusa Utara yang sudah bermukim di Manado.

(RobyKumaatMononimbar)

Kamis, 02 Juni 2016

Yongki Limen ingatkan Walikota Manado beri kesempatan pedagang makanan di Sindulang II


MITRAKAWANUAFM– Anggota DPRD Sulut dari Komisi IV Yonki Limen menghimbau Walikota agar para pedagang yang berjualan di Sindulang II agar diberi kesempatan sampai bulan Desember. Dirinya juga menghimbau agar walikota Manado meninjau kembali rencana penggusuran wilayah tersebut karena menurutnya kalau di pikirkan secara matang wilayah tersebut bisa di jadikan kawasan wisata kuliner. 

Dengan mengembangkan kawasan tersebut menurut Yongki akan banyak masalah bisa teratasi, diantaranya masalah preman. Dikatakan oleh Yongki karena daerah tersebut juga merupakan salah wilayah Zonasi agar kiranya ada kebijakan dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey

Yongki menyarankan Walikota melakukan pendekatan dari hati ke hati dengan para penjual makanan di tempat tersebut karena siapapun mereka menurutnya mereka adalah tetap warga Kota Manado yang menggantungkan hidup mereka lewat berjualan di tempat tersebut, serta berhak mendapatkan perlindungan dari pemerintahnya,” ujar Yongki saat diwawancara oleh media siang kemarin di Deprov Sulut di sela-sela pelaksanaan hearing dengan Unima. 

(RobyKumaatMononimbar)

JAMES KARINDA : BERIKAN WAKTU PADA PLH REKTOR UNTUK MEMBENAHI UNIMA

Mitra Kawanua FM - Prahara Unima yang sudah menjadi masalah nasional yang mengakibatkan kemenristek dikti turun tangan ternyata menjadi perhatian yang diseriusi oleh Komis IV Deprov Sulut.
Tak tanggung tanggung Irjen dari kemenristek dikti walaupun dalam kapasitasnya sebagai Plh. Rektor Unima beserta jajaran rektorat lainnya diundang dalam hearing untuk membahas masalah masalah yang terjadi di Unima. Dalam hearing tersebut terungkap beberapa hal, diantaranya apa saja yang menjadi penyebab hingga rektor di non-aktifkan. Namun terlepas dari semua masalah yang ada, James karinda berpendapat serta merekomendasikan agar Plh. Rektor Jamal Wiwoho di beri kesempatan membenahi Unima.Menurut James lewat kemampuan di miliki Jamal Wiwoho layak untuk melakukan hal tersebut.

Menurut James Karinda harus ada pembenahan secara menyeluruh untuk menyelesaikan maalah-masalah di Unima. James Karinda menilai harus ada pembaharuan dalam managenmen di Unima untuk mengembalikan Unima seperti sedia kala, terutama administrasi keuangan dan data-data mahasiswa.

James juga mengingatkan agar pusat jangan terlalu banyak mengintervensi permasalahan Unima ini. Silahkan melakukan pembenahan tapi jangan terlalu lama, sehingga terkesan sudah tidak ada kader daerah lagi yang bisa di pilih. Menurutnya sulut masih memiliki kader dan itu sudah terbukti lewat rektor yang sudah terpilih.

Turut hadir dalam hearing tersebut sekaligus memimpin jalannya rapat Ketua Deprov Sulut Andrei Angouw, Ketua Komisi I Ferdinand Mewengkang beserta personil Komisi IV lainnya diantaranya Fani Legoh, Rita Lamusu, Ika Mangindaan, Herry Tombeg beserta Plh rektor dan jajarannya.

(RobyKumaatMononimbar)

Rabu, 01 Juni 2016

REKTOR ELLEN KUMAAT BANTAH ADA "TITIPAN" DI UNSRAT

Mitra Kawanua FM - Universitas Sam Ratulangi telah menjadi universitas favorit bukan hanya bagi calon mahasiwa asal bumi nyiur melambai, namun juga bagi para calon mahasiswa se-antero nusantara. Bahkan beberapa fakultas favorit seperti kedokteran dan teknik pun menjadi pilihan utama bagi sebagian besar calon mahasiswa. Namun beragam isu tak enak berkembang di masyarakat mulai dari calon "titipan" hingga kabar biaya yang dikeluarkan hingga ratusan juta untuk fakultas favorit tersebut.

Terkait dengan isu yang berkembang dimasyarakat, tentang praktek "titipan" dalam penerimaan mahasiswa baru di Universitas Sam Ratulangi khususnya Fakultas kedokteran dan Teknik, Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Ellen Kumaat, Msc. DEA dengan tegas membantah dan mengatakan tidak ada titip titipan dalam penerimaan mahasiswa baru di Universitas Sam Ratulangi, khususnya di Fakultas Kedokteran dan Teknik.

Ellen juga mengingatkan kepada para orang tua agar tidak gampang tertipu dengan orang-orang yang mengaku dari unsrat dan menawarkan "bantuan" agar bisa menjadi mahasiswa Universitas Sam Ratulangi. Ellen menambahkan kalau ada kasus demikian silahkan laporkan kepada pihak universitas agar diproses oknum tersebut.

Sudah bukan rahasia umum lagi hampir disetiap penerimaan mahasiswa baru Universitas Sam Ratulangi, praktek "titip menitip" serta "pungutan" sampai ratusan juta rupiah jadi pembicaraan dikalangan umum serta orang tua para calon mahasiswa khususnya di kedokteran, dan setiap tahun pula ada bantahan yang sama dari semua rekor yang pernah menjabat sebagai rektor di Unsrat.

(RobyKumaatMononimbar) 

Selasa, 31 Mei 2016

BOY TUMIWA: 16 RANPERDA SEMUANYA PRIORITAS

Mitra Kawanua FM- Ketua Baleg Boy Tumiwa kepada media saat diwawancarai di ruang kerjanya di Komisi 3 Deprov Sulut Senin,30 Mei 2016, mengatakan bahwa sebagai ketua baleg (Badan Legislasi) dirinya tetap yakin DPRD Sulut mampu menyelesaikan target 16 ranperda yang disampaikan oleh Ketua DPRD Andrei Angouw saat paripurna beberapa waktu yang lalu.

Saat ditanyakan apakah dari sekian ranperda yang sedang dibuat oleh dewan, apakah ada yang di prioritaskan untuk di selesaikan, di jawab oleh Personil Deprov Sulut yang mengantikan Frangky Wongkar  ini, bahwa semua ranperda yang sedang di buat oleh dewan ini adalah prioritas.

Diakui oleh Boy Tumiwa memang salah satu kelemahan pansus bentukan dewan ini ialah tidak adanya batas waktu SK dari pansus ini, sehingga sulit untuk mengukur sejauh mana kinerja dari pansus ini,” ujarnya.
Kendala lainnya menurut Boy Tumiwa adalah pembahasan pansus sering terpotong dengan agenda-agenda lain yang ada di dewan karena personil pansus juga sebagian besar adalah AKD (Alat Kelengkapan Dewan) sehingga saat AKD mempunyai agenda lain disaat bersamaan ada pembahasan di pansus, otomatis pansus harus mengalah, ujar personil dewan yang dikenal dengan wartawan ini.

(RobyKumaatMononimbar)

Senin, 30 Mei 2016

HEBAT...!!!! DPRD SANGIHE TIDAK LAKSANAKAN LKPJ BUPATI 2015

Mitra Kawanua FM -  Hebat……mungkin itu kalimat yang bisa ditujukan pada personil DPRD Sangihe. Diduga karena kepentingan partai tertentu sehingga LKPJ Bupati Sangihe 2015 tidak dilaksanakan.

Hal tersebut terungkap saat wawancara secara ekslusif wartawan Radio Mitra Kawanua personil DPRD Sangihe yang juga Ketua Komisi B Ferdy Panca Sinedu di salah satu kawasan bisnis ternama di Kota Manado di sela sela pelaksanaan Legislatif Expo 2106. Dikatakan olehnya secara pribadi dan partai dirinya menyesal perihal tidak dilaksanakannya LKPJ Bupati Tahun 2015 ini karena menurutya agenda tersebut adalah agenda penting legislatif untuk mengevaluasi kinerja eksekutif disepanjang tahun 2015 ini.

Saat ditanyakan apakah Partai Gerindra secara kelembagaan pernah menanyakan secara langsung pada pimpinan dewan perihal tidak dilaksanakannya LKPJ ini,’’Panca’’sapaaan akrabnya mengatakan sampai saat ini tidak ada jawaban resmi dari pimpinan dewan terkait hal tersebut.

Lebih lanjut’’Panca’’mengatakan sebenarnya bukan wewenang legislatif untuk mengkomunikasikan hal ini dengan eksekutif, namun yang di sesalkan olehnya sebenarnya LKPJ tersebut sudah dimasukkan oleh pihak eksekutif hanya pihak legislatif sendiri yang terkesan enggan melaksanakannya, padahal menurut amanat UU kalau dalam 30 hari tidak dilaksanakan, DPRD dianggap menerima LKPJ tersebut tanpa catatan.
Seperti diketahui pimpinan DPRD Sangihe saat ini memiliki partai yang sama dengan partai dari Bupati yang saat ini menjadi Bupati di Kabupaten Sangihe, dan diduga hal tersebut erat kaitannya dengan kepentingan dari partai penguasa tersebut.

Sementara itu pengamat politik Max Rembang mengatakan bahwa tidak dilaksanakannya LKPJ Bupati Sangihe Tahun 2015 tersebut secara etika politik sangatlah tidak baik, karena menurutnya LKPJ adalah ukuran legislatif untuk menilai kinerja eksekutif, dan kalau tidak dilaksanakan wajar kalau ada pemikiran dari Partai Gerindra bahwa ada sesuatu yang disembunyikan terkait kinerja eksekutif sehingga agenda LKPJ tersebut tidak dilaksanakan. 

Dirinya  mengatakan sesuai dengan mekanisme dewan, Partai Gerindra bisa mempertanyakan lewat paripurna terkait hal tersebut. Bila sekiranya tidak ada jawaban logis tentang tidak dilaksanakannya LKPJ tersebut, Partai Gerindra bisa menempuh jalur hukum untuk menelusuri kemungkinan adanya sesuatu yang disembunyikan oleh pihak eksekutif sehingga pihak legislatif tidak melaksanakan LKPJ tersebut yang kebetulan pimpinannya nota bene berasal dari partai yang sama yaitu PDI-perjuangan.

(RobyKumaatMononimbar)

Dirlantas Polda Sulut : Tingkat Kecelakaan Menurun di 2016

Mitra Kawanua FM - Terkait Operasi Patuh Samrat yang sudah berjalan selama seminggu terakhir ini, bertempat Dirlantas Polda Sulut, Polda Sulut mengadakan presscon terkait hasil Operasi Patuh Samrat. Dalam presscon tersebut terungkap bahwa kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Manado mulai menurun di tahun 2016. 

Dalam keterangannya Dirlantas mengatakan Jajaran Direktorat Lalu-lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Utara telah berupaya keras untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang sering terjadi. Kali ini kepolisian melakukan operasi di daerah sekitaran Patung Samrat, selama seminggu kemarin. Dir Lantas Polda Sulut Komisaris Besar Polisi Subandriya SH, MH, selaku pimpinan tertinggi di jajaran Lantas se-Sulut memberikan pernyataan bahwa mereka telah mensurvei dan mendapatkan hasil operasi yang di lakukan selama seminggu kemarin. Lanjut beliau mengatakan, hasil survey kali ini di dominasi oleh faktor manusia. Namun  kepolisian tak hanya akan mendata atau mensurvei, tapi akan melakukan sebuah tindakan dalam menyikapi adanya kecelakaan lantas karena factor manusia.


Dir Lantas Polda Sulut Komisaris Besar Polisi Subandriya SH, MH,  juga menyinggung soal infrastruktur yang ada di kota Manado. Beliau mengatakan   peranan infrastruktur tak hanya dari kepolisian lalu lintas saja namun ada dari berbagai pihak didalamnya seperti  Dishub, Tata Kota, dan Balai Jalan. Dalam hal ini, infrastruktur kepolisian lalu lintas hanya sebagai faktor pendukung yang memberikan saran dan kritik mengenai tata kota bukannya mendominasi. Begitu pula dengan infraktruktur yang berhubungan dengan  rambu rambu lalu lintas.
Terkait dengan "one way traffic" Dirlantas Polda Sulut berharap ada payung hukum berupa perwako agar pihak kepolisian sendiri ada kejelasan dalam memberikan  penjelasan pada masyarakat.


(RobyKumaatMononimbar)

Jumat, 27 Mei 2016

KPID Sulut Menggelar Sosialisasi "Mewujudkan Penyiaran Sehat dan Berkualitas di Era Konvergensi"

Mitra Kawanua FM - Bertempat di Auditorium RRI Malalayang, Rabu, 26 Mei 2016, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Utara menyelenggarakan sosialisasi peran dan fungsi KPID dengan tema “Mewujudkan Penyiaran Sehat dan Berkualitas di era Konvergensi”.
Hadir dalam acara sosialisasi ini diantaranya Ketua Komisi I DPRD Sulut Ferdinand Mewengkang, Ketua KPI Pusat Judhariksawan, Ketua KPID Sulut Olga Peleng, Wakil Gubernur Sulut yang di wakili Star Wowor Staf Ahli Gubernur Sulut Bidang Hukum dan Pemerintahan, serta segenap perwakilan lembaga penyiaran publik swasta serta beberapa instansi terkait yang membidangi penyiaran dan komunikasi se-kabupaten/kota di Sulut
Dalam sambutan yang di bacakan staf ahli Staf Ahli Gubernur Sulut Bidang Hukum dan Pemerintahan Star Wowor, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw menekankan “informasi” merupakan salah satu hal penting dan penentu daya saing diri, bangsa dan negara. Kita dapat bersaing, jika kita menguasai informasi. “Siapa yang menguasai informasi, dialah yang menguasai Dunia”, demikian salah satu kalimat dalam sambutannya.
Ketua KPI Pusat Judhariksawan juga di beri kesempatan dalam membawakan materi dengan tema “Broadcasting, Digitalization, and Media Convergence”. Dalam membawakan materinya Judhariksawan mengatakan bahwa media harus lebih kreatif menyikapi era konvergensi media saat ini, agar dapat bertahan bahkan menang dalam persaingan bisnis media. Beberapa hal yang harus dilakukan diantaranya media harus memiliki konten-konten program yang bisa disiarkan di beberapa media atau “multi broadcast content”, media juga harus membangun pendengar atau penonton yang loyal.  Media juga musti lebih kreatif membaca situasi dimana masyarakat  mendapatkan informasi di mana dan kapan saja.
"siapa yang menguasai informasi, dialah yang menguasai dunia"
Hal menarik menurut data tahun 2014, dari 251 juta lebih penduduk Indonesia, 72 juta merupakan pengguna internet, 62 juta pengguna internet aktif, dan menariknya 281 juta lebih akses mobile atau hanphone yang ada. Ini berarti setiap penduduk Indonesia memiliki hanphone lebih dari satu. Dari kondisi ini setiap media penyiaran harus bisa mencermati dan memanfaatkannya sehingga media penyiaran bisa memenangkan persaingan bisnis.  
Sosialisasi ini mendapat tanggapan yang sangat positif dari segenap undangan yang ada. Terlihat segenap undangan yang terdiri dari lembaga-lembaga penyiaran serta instansi terkait, terlibat dialog interaktif dengan para pembawa materi.


Rabu, 25 Mei 2016

Miris!!! Motor Dinas Pemkot Manado Dipakai Untuk Operasional Media





Mitra Kawanua FM - Tindakan tidak terpuji di lakukan oleh salah satu pimpinan media yang diduga merupakan salah satu dari personil satgas gempita, dimana satu unit kendaraan dinas yang notabene milik pemerintah kota Manado tidak di gunakan sebagaimana fungsinya

Salah satu kendaraan dinas yang diduga milik di lingkup Pemerintahan Kota Manado digunakan oleh salah satu oknum wartawan untuk operasional sehari-hari, saat di tanyakan pada oknum wartawan tersebut siapa pemilik kendaraan tersebut di jawab oleh oknum tersebut milik dari Pemred (pemimpin redaksi ) media tersebut.

Sungguh suatu hal yang sangat memiriskan ketika media yang nota bene dilibatkan dalam Satgas yang berfungsi untuk peningkatan penegakan kerja ASN khususnya di Kota Manado, mempraktekkan hal yang seharusnya ditegakkan oleh SATGAS dimaksud


Asisten II Pemkot Manado Drs. Rum Usulu Membuka Rakerkes Kota Manado

Mitra Kawanua FM- Bertempat di Sintesa Peninsula Hotel Manado, Rapat kerja Kesehatan Kota Manado yang berlangsung 2 hari 24-25 mei 2016 dibuka tadi malam oleh Asisten 2 Pemkot Manado Drs. Rum Usulu mewakili walikota manado Vecky Lumentut. Tema yang diusung rakerkes kota Manado tahun ini adalah ‘keluarga sehat pilar utama bangsa yang kuat’.
                                        
Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado dr. Robby Mottoh dalam sambutanya mengatakan meningkatnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di masyarakat merupakan salah satu sasaran strategis yang dicapai dalam pembangunan kesehatan di kota manado, program yang dilaksanakan untuk mencapai sasaran itu adalah promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu Walikota Manado Vecky Lumentut dalam sambutanya yang dibacakan oleh  Asisten 2 Pemkot Manado bagian perekonomian dan pembangunan Drs Rum Usulu mengatakan, diperlukan profesionalinse aparatur sipil negara di bidang kesehatan, walikota juga mengajak semua pihak untuk menyamakan persepsi dalam penerapan kebijakan maupun program agar masalah kesehatan di kota manado dapat ditanggulangi dengan efektif.

Rapat kerja kesehatan daerah kota manado yang berlangsung 2 hari ini diikuti oleh perwakilan dari puskesmas, KIA, Dokter Fungsional, unsur kelurahan dan juga perwakilan 6 rumah sakit yang bekerjasama dengan Pemkot Manado.
   (FerryTumimomor)