PT. Radio Mitra Kawanua
Gedung Graha Jasa Group
Jl. Toar 59/61 - Manado | Kode Pos : 95112
Marketing : 0853 9888 2049 Peter (WA)
email : radio.mitrakawanua@yahoo.co.id


  • Radio Talk

    BPJS Ketenagakerjaan Manado | Disnaker Sulut | KSBSI Sulut

  • mitraONtheMOVE_Edisi OFFAIR

    Live dari Mega Trade Center with Suzuki Galesong Prima...

  • mitraFAMILY

    Growth in Character

  • Liputan RMK 91FM

    Gerakan Nasional "Save Our Littoral Life" di Pantai Malalayang

  • Gedung Radio Mitra Kawanua

    Radio Mitra Kawanua

  • Radio Talk

    BNN Kota Manado

  • Radio Talk

    BAPEDA Kota Manado

  • mitraFAMILY_Edisi OFFAIR

    Live dari Siloam Hospital Manado

  • mitraONtheMOVE

    Live dari Lion Hotel dan Plaza

  • Radio Talk

    Walikota Manado

  • MitraFAMILY

    Siloam Hospital Manado

  • Kru Mitra Kawanua FM bersama Narasumber

    Radio Mitra Kawanua

  • Kru Mitra Kawanua FM

    Radio Mitra Kawanua

Senin, 09 Mei 2016

PERTIGAAN KAIRAGI PAGI INI KEMBALI MACET PARAH

MITRAKAWANUAFM - Daerah pertigaan kairagi senin pagi ini, 9 mei 2016 sekitar jam 08.00
terpantau macet panjang. Dari arah bandara terlihat kemacetan panjang hingga gran kawanua. Begitu pula arah paal 2 kemacetan panjang mulai seputaran Lantamal Kairagi. Tidak adanya petugas yang mengatur kendaran khususnya di pertigaan kairagi menyebabkan kemacetan semakin parah.

Sabtu, 07 Mei 2016

ROY RORING INGATKAN SEMUA PIHAK DUKUNG PEMERINTAHAN GSVL- MOOR

MITRAKAWANUAFM- Dua hari terakhir menjelang berakhirnya kepemimpinannya sebagai PJ Walikota Manado, Ir Roy.O. Roring dihadapan wartawan yang hadir dalam jumpa pers diakhir masa jabatannya yang diselenggarakan di rumah dinas Walikota Manado di Bumi Beringin Sabtu 7 Mei 2016, dirinya mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu dirinya selama menjadi PJ Walikota Manado.

Tak lupa dirinya meminta maaf kalau ada pihak yang tidak puas atas kepemimpinannya.
Dirinya mengatakan memang banyak kekurangan selama dirinya menjabat sebagai PJ Walikota Manado.
 " ada pihak yang mengatakan tidak ada yang saya buat selama menjabat Pj Walikota, saya kan bukan pemain sulap yang bim salabim lalu semuanya jadi, ada juga wartawan yang selalu membentur benturkan saya dengan Pak Vecky padahal saya dan Pak Vecky tidak ada masalah, dirinya juga tak menampik kalau ada media yang sengaja menciptakan  itu namun secara pribadi saya sudah memaafkan mereka",  ujarnya sambil tersenyum.

Saya yakin Bapak GS Vicky Lumentut tau pasti apa yang harus dia perbuat saat dia menjabat sebagai Walikota, " saya juga pasti saat kembali pada tugas saya sebagai Kepala Bappeda pasti akan banyak memberi masukan pada Pak Vicky, barometer pemerintahan ada di Kabupaten Kota bukan di Provinsi jadi sebagai Kepala Bappeda saya akan tetap menjadikan Kota Manado sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan di Sulawesi Utara, apalagi Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara dan saya juga adalah warga Kota Manado", ujar ROR sapaan akrabnya sambil tertawa.

Ditambahkan oleh ROR  perlu selalu ada Sinergitas antara Pemerintah Kota Manado dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk kemajuan pembangunan di Kota Manado, tapi yang pasti sebagai Walikota yang menjabat untuk Priode yang kedua pak Vicky Lumentut sudah punya rencana ke depan untuk membangun Kota Manado.

Roy Roring juga mengingatkan bahwa dengan dilantiknya GS Vicky Lumentut dan Moor Bastian sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado semua pihak wajib mendukung pemerintahan dari keduanya, karena mereka adalah Walikota dan Wakil Walikota kita semua, " keduanya adalah pemimpin kita bersama wajib hukumnya untuk kita mendukung Pemerintahan keduanya", ujar ROR pada semua wartawan.

Diakhir penyampaiannya ROR mengatakan dari dulu,sekarang dan selamanya dia adalah pelayan dan tentunya dirinya akan mengabdikan dirinya untuk melayani Provinsi Sulawesi Utara terlebih khusus kota Manado, " bukan berarti selesai sebagai Pj Walikota Manado, berakhir pula pelayanan saya untuk Kota Manado, ujar Roy Roring mengakhiri penyampaiannya.

(ROBBYRMK91FM)

JALAN PUTUS, TOMPASO BARU I LUMPUH



MITRAKAWANUAFM, Minsel – Derasnya hujan yang mengakibatkan debit air meningkat membuat jalan Jalan trans di Sulawesi tepatnya di Desa Tompaso Baru Satu Minahasa Selatan (Minsel) putus Jumat,(6/5) kemarin
.
Peristiwa tersebut sontak mengagetkan warga Tompaso Baru Satu, akibat dari putusnya jalan membuat kendaraan bermotor dari Kota Kotamobagu menuju Minsel dan Kota Manado tidak bisa lewat. Kendaraan harus putar menuju ke daerah Kabupaten Minahasa untuk ke Kota Manado dan Minsel

Bobi Langi warga Tompaso Baru Satu saat dimintai keterangannya  mengatakan, " hujan deras yang memang turun sejak malam mengakibatkan debit air meningkat, tidak berfungsinya drainase mengakibatkan air tumpah ke jalan dan sebagian memasuki halaman rumah warga bersamaan dengan itu ruas jalan Trans Tompaso Baru sudah mulai turun karena resapan air sudah memasuki badan jalan, tak lama kemudian jalan mulai retak dan akhirnya terbelah menjadi dua.

Putusnya jalan tersebut, membelah Desa Tompaso Baru Satu yang menghubungkan Tompaso Baru Satu ke Desa lainnya di Kabupaten Minsel, Warga Berharap Pemerintah Kabupaten Minsel kiranya bisa cepat memperbaiki jalan tersebut ujar seorang warga.
  "kami berharap Pemerintah khususnya Pemkab Minsel bertindak cepat untuk segera kalau tidak ini akan melumpuhkan aktifitas warga Tompaso Baru Satu", ujar warga tersebut.

Sampai berita ini diturunkan,  berkat inisiatif warga yang bergotong royong membuat jembatan kendaraan roda empat sudah bisa melewati jalan tersebut.

(ROBBYRMK91FM)




Rabu, 04 Mei 2016

RESES DI RANOMUUT WARGA PERTANYAKAN KEBERADAAN PERUMAHAN CAPITOL PADA JAMES KARINDA



MITRAKAWANUAFM- Sebagai bentuk pertanggungjawaban pada konstituen Legislator partai Demokrat James Karinda pada masa reses pertama ditahun 2016 ini melakukan reses di Kelurahan Ranomuut Lingkungan VII yang notabene adalah tempatnya berdomisili.

Dalam reses tersebut hal menyolok yang menjadi perhatian warga adalah mengenai keberadaan perumahan Capitol yang berlokasi di Eks pacuan kuda Ranomuut ini. Menurut warga keberadaan perumahan Capitol merusak estetika alam sekitar perumahan yang berlokasi di dua kelurahan yaitu Ranomuut dan Perkamil.

Salah seorang warga yang berdomisili di Kelurahan Ranomuut dalam reses tersebut mengatakan takut melihat pondasi yang dibuat oleh perumahan yang berdiri diatas perumahan warga,"pondasinya sangat tinggi sedangkan drainase yang mereka buat kelihatannya tidak mampu menampung debit air yang besar apabila terjadi deras, kami warga sekitar takut kalau kalau pondasi itu roboh dan menimpa pemukiman warga, ujar warga tersebut.


Hal hal lain yang menjadi aspirasi warga adalah pelebaran ruas jalan dari Paal 2 dan Ranomuut yang menuju kearah Kembes,  kedepannya warga berharap jalan tersebut dapat ditingkatkan menjadi jalan Provinsi agar pendanaannya bisa dianggarkan di APBD Provinsi karena warga juga menyadari APBD Kota Manado tidak mampu untuk membiayai pelebaran jalan tersebut karena akan menyedot dana ratusan milyar rupiah.

Menanggapi aspirasi warga terkait Capitol James Karinda berjanji akan menindaklanjutinya lewat Badan Lingkungan Hidup  Kota Manado agar meninjau kembali kajian Amdal dari perumahan Capitol tersebut, sedangkan terkait pelebaran jalan serta peningkatan status ruas jalan Paal 2 Ranomuut menuju ke Kembes akan di rekomendasikan pada Dinas PU Provinsi Sulawesi Utara.

Secara keseluruhan pada masa reses ini James Karinda melakukan reses di tiga tempat yaitu Teling Lingkungan
II & VI serta Ranomuut Lingkungan VII.

(RobbyKumaat Moninimbar)

ROR Pastikan GSVL- MOR Lantik pada 9 Mei 2016



MITRAKAWANUAFM - Teka teki kapan Pelantikan Walikota dan Walikota terpilih Kota Manado akhirnya terjawab sudah. Dipastikan pada hari Senin 9 Mei 2016 pasangan GSVL- Moor akan segera dilantik.

Pemkot Manado sendiri saat ini sedang mempersiapkan Pelantikan tersebut, dan pada pukul 16.00 hari ini dijadwalkan gladi resik Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Manado di Graha Gubernuran Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara.

Pj Walikota Ir. Roy.O. Roring sendiri sudah mengucapkan pamit pada masyarakat Kota Manado dalam acara Walikota Ron Manado yang digelar pada Senin malam lalu, yang digelar oleh Dinas Infokom pada ajang pameran Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan di Mantos di mulai tanggal 2-4 Mei 2016 di Manado Town Square.

Ketika memberikan "closing statement" pada acara tersebut ROR sapaan akrabnya berterima kasih pada semua pihak yang telah membantunya,"..saya berterima kasih untuk semua pihak yang selama ini membantu saya, jujur banyak dinamika yang terjadi selama saya menjabat sebagai Pj Walikota Manado, namun yang pasti semua dinamika tersebut bukanlah sesuatu yang sengaja diciptakan sepertinya banyak diberitakan oleh media, tapi saya tetap berterimakasih pada media dan saya tetap menerima itu sebagai bentuk kontrol terhadap kinerja saya selama ini..", ujar Roring.

Diakhir penyampaiannya ROR mengajak semua warga Kota Manado untuk mendukung Walikota dan Wakil Walikota terpilih GS Vicky Lumentut dan Moor Bastian, "..yang pasti pak Vicky sudah tau benar apa yang harus dia lakukan karena ini adalah periode kedua beliau menjabat...", ujar ROR sambil tersenyum.


(RobbyRMK91FM)

Dihadiri Ribuan Orang, Laskar Manguni Indonesia (LMI) di Deklarasikan

MITRAKAWANUAFM - Setelah 3 bulan terbentuk serta membentuk cabang di beberapa kota besar di Indonesia, akhirnya pada Selasa, 03 Mei 2016 Laskar Manguni Indonesia (LMI) resmi men deklarasikan diri sebagai ormas resmi yang berkedudukan di Manado Sulawesi Utara, dengan Hanny Pantouw, S.Th. sebagai Ketua Umum Dewan Pembina Pusat Laskar Manguni Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut secara resmi Hanny Pantouw melantik Pengurus Pusat DPP Laskar Manguni Indonesia. Dalam sambutannya sehabis melantik para pengurus, Dewan Pembina Laskar Manguni Tonaas Hanny Pantouw mengatakan bahwa keberadaan LMI adalah suatu mujizat dan suatu hal yang sangat fenomenal dan luar biasa.


Kegiatan yang dipusatkan di megamas itu dihadiri oleh ribuan orang dari beberapa provinsi di Indonesia. Turut menghadiri deklarasi ini unsur Pemerintah Provinsi Sulut yang diwakili Asisten I Drs. Jhon Palandung, dari unsur Legislatif James Tuuk dan Ferdinand Mewengkang turut hadir sekaligus menjadi pengurus LMI Pusat. Jajaran TNI dan POLRI tak ketinggalan hadir dalam deklarasi tersebut, diantaranya BNN Provinsi Sulawesi Utara beserta Perwakilan BNN RI yang melakukan deklarasi Tolak Narkoba di hadapan semua massa LMI tersebut.
(Robby Mononimbar)

Selasa, 03 Mei 2016

Kunjungi Pameran Inovasi Pelayanan Publik, Roy Roring siaran langsung Walikota Ron Manado (WRM)

MITRAKAWANUAFM - Ditengah kesibukannya sebagai Penjabat Walikota Manado, Roy Roring kemarin sore (02/05) menyempatkan diri mengunjungi Pameran Inovasi Pelayanan Publik Sulut 2016 yang di gelar di Mantos II. Kunjungan Roy Roring di pameran ini khususnya di Stand Pemerintah Kota Manado mendapat perhatian khusus sejumlah pengunjung pameran khususnya para awak media elektronik radio. Pasalnya kunjungan Roy Roring  kali ini sekaligus dalam rangka kegiatan Walikota Ron Manado (WRM) edisi khusus hasil kerjasama media elektronik radio dengan Dinas Kominfo Kota Manado yang di siarkan secara langsung dari Mantos dan di relay oleh segenap radio yakni RRI, Montini FM, SmartFM, RAL FM, Sumber Kasih FM, Radio Manado, Golden Heart FM, Citra FM, KD FM, ROM FM, dan tentunya Mitra Kawanua FM.
Edisi khusus Walikota Ron Manado kali ini mengangkat topik  "Pendidikan Nasional, Ketenagakerjaan, Kesehatan dan Pemanfaatan Penyaluran Dana Bencana Banjir Bandang. Dalam kegiatan WRM kemarin, Roy Roring berdialog langsung dengan pengunjung pameran, maupun warga manado pendengar radio acara WRM tersebut.
Walikota Ron Manado (WRM) ini merupakan kegiatan diseminasi informasi program dari Pemerintah Kota Manado melalui kerjasama Dinas Kominfo Kota Manado dan 11 radio di kota Manado yang sudah berlangsung sejak 2014 lalu. Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat manado, yang mana masyarakat melalui kegiatan WRM ini bisa langsung berdialog dengan walikota untuk menyampaikan aspirasinya. Kegiatan Pameran Inovasi Pelayanan Publik Sulut 2016 idi gelar oleh Pemerintah Provinsi Sulut melalui Biro Organisasi dan Kepegawaian (Orpeg), dan dibuka langsung oleh Karo Orpeg Farly Kotambunan yang berlangsung 2 - 4 Mei 2016.

(FerryTumimomor)





Perbaikan Gorong-Gorong Selesai, Jl Martadinata Pagi Ini Relatif Lancar

MITRA KAWANUA FM - Setelah beberapa hari sebelumnya berturut-turut Jl. Martadinata terkena macet parah di pagi hari, pagi ini (03/05) jam 09.00 Jl. Martadinata terpantau lancar. Hal ini di karenakan proyek gorong-gorong terlihat hampir selesai. Pantauan mitra kawanua fm arus lalu lintas Jl. Martadinata arah Paal 2 maupun arah dari Jl. Sudirman terlihat lancar dan tidak ada kemacetan yang berarti.
Sejumlah supir angkutan kota, saat di wawancarai mitra kawanua mengatakan rasa terima kasihnya atas selesainya gorong-gorong sehingga lalu lintas kembali lancar. "..jangan sama deng tu hari jumat lalu, macet samua..torang lei susah.." ungkap Glen salah satu supir angkutan kota jurusan paal 2 - pasar 45.
Pertumbuhan Kota Manado yang begitu pesat, membuat kemacetan tak bisa di hindari. Sejumlah rekayasa lalu lintas telah di upayakan berbagai pihak terkait. Terakhir rekayasa lalu lintas 1 arah beberapa bulan lalu di luncurkan Polda Sulut beserta instansi terkait demi meminimalisir kemacetan di kota Manado. Meskipun menimbulkan pro dan kontra pada awalnya, program 1 arah masih di berlakukan hingga kini. Beberapa titik kemacetan memang terlihat terurai, meskipun mengakibatkan bertambahnya jarak tempuh.
Namun faktor lain seperti proyek drainase jalan dan gorong-gorong bisa saja memperparah kemacetan di kota Manado, seperti di Jl. Martadinata. Masyarakat tentunya berharap proyek-proyek tersebut bisa di koordinasikan pihak terkait agar tidak menimbulkan kemacetan baru. Si sisi lain tentunya masyarakat juga sadar proyek-proyek tersebut juga bertujuan untuk pembangunan kota Manado yang lebih baik. Ya, semoga Manado bisa lebih baik kedepannya.

Kemacetan Panjang Masih Terjadi di Jalan Martadinata (Paal 2)

MITRA KAWANUA FM - Kemacetan panjang masih terjadi pagi ini, Senin (02/05) di sepanjang jalan martadinata Paal 2. Pantauan mitra kawanua fm jam 08.00 pagi ini, lajur jalan martadinata dari arah paal 2 terpantau macet panjang. Hal ini di karenakan belum selesainya pembangunan gorong-gorang di Pertigaan Jl. Martadinata- Arah Kampung Ternate (didepan Star Express). Terlihat jalur yang seharusnya dapat di lalui 2 lajur, hanya dapat di lalui 1 lajur kendaraan. Tak pelak, kendaraan dari arah paal 2 menumpuk hingga 3 jalur, berusaha melewati pertigaan di depan star express tersebut.
Begitu pula kendaraan dari arah miangas pun terpantau tersendat, karena kemacetan kendaraan dari arah paal 2. Tak terlihat petugas instansi terkait guna mengatur alur lalu lintas. Rudy, salah satu pengendara roda 4 mengeluhkan kemacetan ini bisa terjadi kembali, mengingat hari jumat pagi minggu lalu kemacetan yang sama ia alami. Ia mengatakan seharusnya pembangunan gorong-gorong ini bisa dikebut, kan ada hari sabtu-minggu hari santai, sehingga jadi hari senin bisa digunakan secara normal. "...apalagi tidak terlihat petugas mengatur alur lalu lintas, jadi semua oto baku rebe mo maso..so nda teratur.."  tambahnya.
Sekedar informasi Jumat pagi, (29/4) lalu, kemacetan parah terjadi dari arah paal 2. kemacetan ini dimulai dari pertigaan Jl. Martadinata - Arah Kampung Ternate hingga kairagi di seputaran dekat Taman Makam Pahlawan. Beberapa kendaraan mencoba jalan alternatif melalui Terminal Paal 2 lalu ke arah Dendengan Dalam. Namun karena banyaknya kendaraan seputaran Dendengan Dalam juga mengalami kemacetan.

Masyarakat berharap proyek pembuatan gorong-gorong ini dapat diselesaikan secepatnya, mengingat kemacetan ini juga berdampak terhadap perekonomian kota manado.


Minggu, 01 Mei 2016

Gubernur Sulut Meresmikan Pembangunan Transmart Studio

MITRAKAWANUAFM-  Bertempat di kawasan elit Grand Kawanua City Walk, Sabtu 30/04/16, Gubernur sulut Olly Dondokambey bersama pemilik PT Trans Corp Group Chairul Tanjung serta mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, meresmikan proses pembangunan Transmart Studio Mini. Dondokambey dalam sambutanya di acara ground breaking Trans Mart menyambut baik  perusahaan yang mau berinvestasi di Sulut walaupun UMP di sulut termasuk tinggi.


Sementara itu Shafie Bin Shamsuddin Presdir dan CEO PT Trans Retail Indonesia mengatakan Groundbreaking yang dilaksanakan berdasarkan "Three in One" konsep yaitu hypermart, food and beverages dan Trans studio mini.
Dikatakan Shamsuddin dengan nilai investasi Rp 200 Miliar rencananya bangunan belantai 4 ini akan selesai pada Februari 2017 nanti, pihaknya juga akan menggunakan tenaga lokal 90 persen. Didukung dengan fasilitas penunjang yang lengkap, kawasan Grand Kawanua city siap menjadi tempat yang paling prospektif bagi pertumbuhan ekonomi Sulawesi utara.

(Ferry Tumimomor)